Skip to content

Latest commit

 

History

History
141 lines (96 loc) · 3.97 KB

File metadata and controls

141 lines (96 loc) · 3.97 KB

Node.js Module


Module built-in

Node.js punya beberapa module yang bisa langsung kita pakai

require("path")
require("fs")
require("http")
require("assert")

Yang secara lengkap dijelaskan di dokumentasinya https://nodejs.org/api/modules.html


Import dan export module

Kita bisa mengimpor module built-in tersebut.

const path = require("path") // tidak perlu menulis ekstensinya

Ataupun module yang kita buat sendiri nantinya.

const something = require("./something")

npm

Di dunia Node, package dan dependency manager utamanya adalah npm https://npmjs.com

npm sendiri merangkap sebagai website, registry, platform, dan ekosistem Node.

Dependency adalah suatu unsur metode untuk memisahkan dan mengintegrasikan berbagai program berbeda menjadi program yang utuh.

Kita bisa menggunakan npm di terminal

$ npm -v
5.5.0

Mengakses npm

Untuk menjadikan project Node kita bisa mengakses berbagai module yang ada di npm, kita perlu menginisialisasi file package.json, sebuah file config yang akan menyimpan metadata project kita.

Sebelumnya, buatlah folder khusus terlebih dahulu.

npm init
# kita akan ditanyakan berbagai pertanyaan
# isilah sesuai preferensi

Setelah itu kita akan lihat file package.json yang berisi seperti:

{
  "name": "application",
  "version": "1.0.0",
  "description": "An application",
  "main": "index.js",
  "scripts": {
    "test": "echo \"Error: no test specified\" && exit 1"
  },
  "author": "Full Name <name@domain.com> (https://domain.com)",
  "license": "MIT"
}

Terkait metadata apa saja yang memungkinkan beserta kegunaannya, bisa lihat dokumentasinya di https://docs.npmjs.com/files/package.json.


Cara instalasi module/package dengan npm

  1. Instal sebagai dependency biasa: Dilakukan saat menggunakan module sebagai library yang akan digunakan secara langsung di aplikasi kita.
  2. Instal sebagai dependency development: Dilakukan saat menggunakan module sebagai utility yang digunakan di project/repo, tidak secara langsung di dalam aplikasi kita.
  3. Instal sebagai aplikasi/CLI global: Dilakukan saat menjadikan module sebagai program yang dapat dijalankan di directory manapun, dapat diakses oleh semua project, bukan sebagai library di dalam aplikasi. Juga package tersebut tidak akan masuk ke dalam package.json.
Normal Lebih pendek
npm install --save nama_package npm i -S nama_package
npm install --save-dev nama_package npm i -D nama_package
npm install --global nama_package npm i -g nama_package

Nanti saat kita instalasikan, terdapat property dependencies & devDependencies di dalam package.json kita.

...
  "devDependencies": {
    "nama_package": "1.2.3"
  },
  "dependencies": {
    "nama_package": "~1.2.3"
  }
...

Cara uninstall bisa melalui npm uninstall atau mengedit package.json-nya secara langsung.


Menggunakan module yang sudah terinstal

Instal suatu module sebagai library. Misalnya Ramda.js, sebuah library untuk menggunakan berbagai program functional di JavaScript, seperti fungsi matematika, loop dengan map, filter, reduce, dan lainnya.

npm install --save ramda

Lihatlah perubahan pada file package.json dan adanya folder node_modules/ folder.

Pada repositori Git, folder node_modules ini HARUS di-ignore.

Gunakan module tersebut di aplikasi kita.

const R = require("ramda")

const result = R.add(1, 2)

console.log(result)

Lalu jalankan.

$ node index.js
3